Mengenai saya

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aliquam sollicitudin, nisl ut tempor porta, dui dui congue libero, at faucibus massa mi in risus. Aenean at risus. Morbi tempor tortor quis pede. Pellentesque felis ante, venenatis non, tristique in, pharetra non, nunc. Donec ornare tortor. Suspendisse in enim sit amet mauris sollicitudin feugiat. In massa. Duis sapien nisl, egestas in, mollis et, accumsan id, leo. Cras fringilla. Maecenas vitae urna quis orci sollicitudin tincidunt. Morbi purus felis, sollicitudin a, ultrices eu, commodo vitae,.

10:58

4 Orang Ya 4 Hari Gila

10_sketsa-4-wanita1Baru-baru ini terdengar oleh kita kasak-kusuk yang melibatkan salah satu bupati pada daerah yang ada di negara kita Indonesia. Mungkin tidak perlu lagi kita menyinggung perihal apa itu, karena setiap kita-saya rasa-telah mengetahui dan memahami dalam perihal apa salah satu pimpinan pada suatu daerah terjerat kasak-kusuk itu. Bukan hanya sekedar kasak-kusuk biasa ketika didengarkan oleh pendengaran kita, namun dapat disebut dengan kasak-kusuk yang luar biasa. Tanpa adanya toleransi sang bupati itu pun menuruti apa yang ia kehendaki dan inginkan, yang tentunya berujung pada kerugian-kerugian yang ia sendiri rasakan. Sadar ataupun tidak, fenomena semacam ini terjadi dan menjadi cacatan sejarah penting pada bangsa kita. Entah apa yang melatarbelakangi perbuatan semacam ini dapat terjadi dan dilakukan, namun yang jelas kebobrokan moral dan perbuatan yang tidak berorientasi pada etika telah menjangkiti bangsa yang pada awalnya menyelinap pada jiwa para pemimpin bangsa dan merambah pada rakyatnya.

Berbicara kasak-kusuk di muka, tentu tidak dapat melepaskan diri dari peranan kaum hawa itu sendiri. Di satu sisi mungkin kaum hawa tersebut yang menjadi korban, namun di sisi lain tidak sedikit kaum hawa yang memang benar-benar mempunyai orientasi dan menginginkan demikian. Akan lebih ironis lagi jika wanita itu menikmati hal yang demikian.
0 comments
10:48

Lalu Pada Siapa??

603142_10151272907268600_1868805523_nManusia telah dikaruniai akal dan rasa yang-semestinya-peka dengan keadaan dan apa yang terjadi di sekelilingnya, termasuk saya, yaa termasuk saya, dan juga engkau di sana. Dengan keadaan yang diberikan dan terjadi, rasa dan akal kita mencerna apa yang sebenarnya dikehendaki oleh sesuatu kejadian tertentu, meskipun keadaan dan akal itu sendiri yang memaksa untuk merenunginya, bukan secara otomatis dan dogmatis rasa-logika mampu dengan mudah mengekspresikan serta mengsinergikan apa yang telah terjadi, yang dirasakan dan dipikirkan oleh panca-indera manusia berupa rasa-logika. Pada setiap peristiwa-yang kita alami dengan seseorang-jelas memerlukan nilai-nilai sinergitas untuk menyikapi dan merenunginya, meskipun apa yang telah kita aktualisasikan tidak serupa dan sempurna sepenuhnya dengan yang telah menjadi ilusi kita sebelumnya.

Tidak cukup dengan mantera “bim salabim abrah kadabrah” saja untuk mampu menyesuaikan keadaan dengan hati nurani yang kita miliki, tentu itu semua memerlukan sosok lain yang kita anggap mampu menerima keadaan kita, karena dengan itu kita mampu menyuarakan dan mendapatkan kekuatan lain dari dalam sosok lain, yang mungkin saja itu dapat membatu kita untuk menyesuaikan dengan keadaan hati nurani kita yang sebenarnya. Tidak mudah, ya memang benar-benar tidak mudah untuk kita mencari sosok yang benar-benar mampu menerima yang akan mampu memberikan sinergi baru untuk rasa-logika yang kita miliki.
0 comments
10:46

Peranan Organisasi Masisir; Dalam Perwujudan Idealisme Pelajar danMahasiswa al-Azhar

imagesPada lingkungan Mahasiswa, tentu tidak dapat terlepas dari sebuah wadah yang mampu dan sekaligus dijadikan tempat menampung aspirasi mahasiswa. Dengan kata lain, pada tempat itulah mahasiswa mampu mengekspresikan dan mengembangkan dirinya, entah itu organisasi yang bersifat internal maupun eksternal. Orientasi yang bersifat internal yang didorong dari dalam diri mahasiswa itu sendiri dan orientasi yang bersifat eksternal yaitu wadah yang mampu menampung dan mangaktualisasikan apa yang menjadi dorongan dari dalam diri mahasiswa.

Pada lingkungan mahasiswa yang mempunyai orientasi bukan pada kuantitasnya, namun juga berorientasi pada kualitas mahasiswa, tentu akan ditemukan titik korelasi antara intern dan ekstern kemahasiswaan.
2 comments
10:34

Balasan Cita-Cinta

love-babyManusia mampu bergerak begitu lancarnya dengan hanya menggunakan tekat serta keinginannya yang keras, konsep itu bertitik pijak pada ungkapan ‘manusia merupakan makhluk Tuhan yang paling beruntung dan sempurna, sehingga mempunyai eksistensi dan kekuasaan penuh terhadap kegemilangan yang telah dan akan manusia raih’. Ungkapan di atas memang tidak sepopuler dan sefamiliar ungkapan-ungkapan para motifator ulung, karena ungkapan itu hanya keluar dari lisan manusia yang tiada mempunyai eksistensi apapun pada kancah proporsional pada bidang tersebut. Namun tidak begitu saja ungkapan itu dapat menjadi sebuah acuan dan pijakan, karena ungkapan tersebut memiliki konsekuensi yang menjadi tahapan tersendiri sebelum mampu mengaplikasikannya dalam metode dan komitmen untuk kehidupan kita.
0 comments
10:21

Keterkaitan Batin Cinta

6Manusia mempunyai beberapa unsur yang bersinggungan langsung dengan adanya ‘fitrah’ yang telah dianugerahkan oleh Tuhan. Tentu di dalamnya terdapat dorongan internal maupun eksternal yang akan mengsinergikan input dan output yang menjadi ‘ciri khas’ dari manusia itu sendiri. Yang dimaksudkan pada titik eksistensi ini merupakan sanggahan dari peranan manusia itu sendiri terhadap apa yang dikehendaki dan direalisasikan oleh manusia, terdapat kelompok yang menyatakan bahwasannya, manusia tidak mempunyai andil sedikit pun dalam pengakulturasian dari apa yang menjadi prilaku dan tingkah laku manusia, ini merupakan titik ekstrim dari mind sate di atas, dari pandangan tersebut juga terdapat kelompok yang menyatakan bahwasannya menusia merupakan subjek yang vital dalam penentuan epistemologis dari apa yang menjadi output dari manusia, tanpa adanya unsur ‘tangan Tuhan’ dalam segala hal.
0 comments
09:30

vfjhgjgjk

gfhjfhjhjjhgj
0 comments
06:36
Seorang bocah yg masih berumur dini mengisi waktu luangny dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahny. Setelah beberapa lama bocah dan ayah ini mendaki gunung, entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan terjatuh. "Aduuhh!!" jeritannyamemecah keheningan suasana pegunungan.

******
Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar suara di kejauhan sana menirukan teriakanny persis sama dengan apa yang ia ucapkan, "Aduhh!".

Dasar anak-anak itu, ia berteriak mengikuti kata-kataku, "Hei! Siapa kau?" Jawaban yang terdengar, "Hei! Siapa kau?" Lantaran sibocah kesal mengetahui suarany selalu ditirukan, si anak berseru, "Pengecut kamu!" Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasny dengan umpatan serupa.

Ia bertanya kepada sang ayah, "Apa yang terjadi ini ayah.??" Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum, "Anakku, coba perhatikan." kemudian Lelaki itu berteriak keras, "Saya kagum padamu!!" Suara di kejauhan menjawab, Saya kagum padamu!!" Sekali lagi sang ayah berteriak "Kamu sang juara!!" Suara itu menjawab, "Kamu sang juara!!"

******
Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti. Lalu sang ayah menjelaskan,

"Suara itu adalah gema yg dipantulkan oleh tempat ini, tapi sesungguhnya itulah kehidupan." Kehidupan memberi umpan balik atas semua ucapan dan tindakanmu. Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas tindakan kita. Kehidupan merupakan sebuah hasil dari apa yg telah kita usahakan. Kehidupan adalaha wahana balasan tindakan-tindakanmu. Bila kamu ingin mendapatkan lebih banyak cinta di dunia ini, maka ciptakan cinta di dalam hatimu terlebih dahulu. Bila kamu menginginkan keberhasilan didalam hidupmu, maka usahakan keberhasilan itu semaksimal mungkin. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kamu berikan kepadanya. Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan tapi sebuah bayangan dirimu.

QS, Al-Zalzalah; 7-8.
wallahu a'lam...
0 comments