Berbicara kasak-kusuk di muka, tentu tidak dapat melepaskan diri dari peranan kaum hawa itu sendiri. Di satu sisi mungkin kaum hawa tersebut yang menjadi korban, namun di sisi lain tidak sedikit kaum hawa yang memang benar-benar mempunyai orientasi dan menginginkan demikian. Akan lebih ironis lagi jika wanita itu menikmati hal yang demikian.
10:58
4 Orang Ya 4 Hari Gila
10:48
Lalu Pada Siapa??
Tidak cukup dengan mantera “bim salabim abrah kadabrah” saja untuk mampu menyesuaikan keadaan dengan hati nurani yang kita miliki, tentu itu semua memerlukan sosok lain yang kita anggap mampu menerima keadaan kita, karena dengan itu kita mampu menyuarakan dan mendapatkan kekuatan lain dari dalam sosok lain, yang mungkin saja itu dapat membatu kita untuk menyesuaikan dengan keadaan hati nurani kita yang sebenarnya. Tidak mudah, ya memang benar-benar tidak mudah untuk kita mencari sosok yang benar-benar mampu menerima yang akan mampu memberikan sinergi baru untuk rasa-logika yang kita miliki.
10:46
Peranan Organisasi Masisir; Dalam Perwujudan Idealisme Pelajar danMahasiswa al-Azhar
Pada lingkungan mahasiswa yang mempunyai orientasi bukan pada kuantitasnya, namun juga berorientasi pada kualitas mahasiswa, tentu akan ditemukan titik korelasi antara intern dan ekstern kemahasiswaan.
10:34
Balasan Cita-Cinta
10:21
Keterkaitan Batin Cinta
06:36
Seorang bocah yg masih berumur dini mengisi waktu luangny dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahny. Setelah beberapa lama bocah dan ayah ini mendaki gunung, entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan terjatuh. "Aduuhh!!" jeritannyamemecah keheningan suasana pegunungan.
******
Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar suara di kejauhan sana menirukan teriakanny persis sama dengan apa yang ia ucapkan, "Aduhh!".
Dasar anak-anak itu, ia berteriak mengikuti kata-kataku, "Hei! Siapa kau?" Jawaban yang terdengar, "Hei! Siapa kau?" Lantaran sibocah kesal mengetahui suarany selalu ditirukan, si anak berseru, "Pengecut kamu!" Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasny dengan umpatan serupa.
Ia bertanya kepada sang ayah, "Apa yang terjadi ini ayah.??" Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum, "Anakku, coba perhatikan." kemudian Lelaki itu berteriak keras, "Saya kagum padamu!!" Suara di kejauhan menjawab, Saya kagum padamu!!" Sekali lagi sang ayah berteriak "Kamu sang juara!!" Suara itu menjawab, "Kamu sang juara!!"
******
Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti. Lalu sang ayah menjelaskan,
"Suara itu adalah gema yg dipantulkan oleh tempat ini, tapi sesungguhnya itulah kehidupan." Kehidupan memberi umpan balik atas semua ucapan dan tindakanmu. Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas tindakan kita. Kehidupan merupakan sebuah hasil dari apa yg telah kita usahakan. Kehidupan adalaha wahana balasan tindakan-tindakanmu. Bila kamu ingin mendapatkan lebih banyak cinta di dunia ini, maka ciptakan cinta di dalam hatimu terlebih dahulu. Bila kamu menginginkan keberhasilan didalam hidupmu, maka usahakan keberhasilan itu semaksimal mungkin. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kamu berikan kepadanya. Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan tapi sebuah bayangan dirimu.
QS, Al-Zalzalah; 7-8.
wallahu a'lam...
0
comments
******
Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar suara di kejauhan sana menirukan teriakanny persis sama dengan apa yang ia ucapkan, "Aduhh!".
Dasar anak-anak itu, ia berteriak mengikuti kata-kataku, "Hei! Siapa kau?" Jawaban yang terdengar, "Hei! Siapa kau?" Lantaran sibocah kesal mengetahui suarany selalu ditirukan, si anak berseru, "Pengecut kamu!" Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasny dengan umpatan serupa.
Ia bertanya kepada sang ayah, "Apa yang terjadi ini ayah.??" Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum, "Anakku, coba perhatikan." kemudian Lelaki itu berteriak keras, "Saya kagum padamu!!" Suara di kejauhan menjawab, Saya kagum padamu!!" Sekali lagi sang ayah berteriak "Kamu sang juara!!" Suara itu menjawab, "Kamu sang juara!!"
******
Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti. Lalu sang ayah menjelaskan,
"Suara itu adalah gema yg dipantulkan oleh tempat ini, tapi sesungguhnya itulah kehidupan." Kehidupan memberi umpan balik atas semua ucapan dan tindakanmu. Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas tindakan kita. Kehidupan merupakan sebuah hasil dari apa yg telah kita usahakan. Kehidupan adalaha wahana balasan tindakan-tindakanmu. Bila kamu ingin mendapatkan lebih banyak cinta di dunia ini, maka ciptakan cinta di dalam hatimu terlebih dahulu. Bila kamu menginginkan keberhasilan didalam hidupmu, maka usahakan keberhasilan itu semaksimal mungkin. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kamu berikan kepadanya. Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan tapi sebuah bayangan dirimu.
QS, Al-Zalzalah; 7-8.
wallahu a'lam...
Subscribe to:
Posts (Atom)


Recent Posts